Saya merasa tidak suka dengan iklan-iklan produk kecantikan dan pewangi tubuh. Karena menyampaikan pesan-pesan tersembunyi yang sarat dengan stimulus kecemasan neurotic. Terutama saat ini dari iklan produk Pons, produk kecantikan yang sarat dengan pemutih.
Misalnya iklan dengan adegan cowok yang mengalami percecokan dengan pacarnnya (cewek) di dalam mobil. Karena percecokan memanas si cewek keluar dari mobil, dengan maksud meninggalkan si cowok. Kemudian disusul adegan si cewek memakai produk kecantikan itu, lalu kemudian si cowok memutar balik, membanting setir dan kembali mengejar si cewek. Memang terlihat romantis, tapi di iklan itu terdapat pesan yang tersembunyi untuk meluluhkan hati cowok pakai produk kecantikan dengan pemutih. Dengan kulit putih cowok akan luluh.
Adegan yang lain adalah tentang pasangan suami-istri di ranjang. Yang semula dalam posisi tidur, si suami tidur berjarak dengan istri. Namun dengan memakai produk kecantikan dengan pemutih si suami mendekat dalam beberapa minggu, bermula dari jauh, kemudian dekat, menggandeng tangan, dan kemudian memeluk istrinya. Semoga anda mengingat iklan ini. Memang sangat romantis, tentu para istri berharap. Namun menurut saya iklan ini juga membawa pesan tersembunyi pula, bila ingin romantis dengan suami, ayo punyalah kulit putih dan mulus. Tentu dengan memakai produk kecantikan dengan pemutih. Read the rest of this entry »